Search for a command to run...
Latar Belakang: WHO menyatakan bahwa COVID-19 sebagai pandemi dunia dan pemerintah Indonesia menetapkan sebagai bencana non alam berupa wabah penyakit yang perlu dilakukan penanggulangan terpadu melalui beberapa langkah. Upaya penanggulangan dan preventif ini membutuhkan keterlibatan seluruh komponen masyarakat termasuk masyarakat usia remaja dan usia produktif. Upaya preventif di masa pandemic covid-19 ini merupakan kebiasaan baru yang harus dilakukan oleh semua kalangan masyarakat sebagai wujud proses adaptasi terhadap situasi yang baru yakni situasi pandemic COVID-19. Untuk mengkaji perubahan perilaku masyarakat terhadap pandemi COVID-19, peneliti menggunakan model PRECEDE-PROCEED sebagai kerangka konsep dalam penelitian ini. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk engetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku Preventif Penyebaran Covid 19 pada usia remaja dan usia produktif. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif Cross Sectional, dengan sampel sejumlah 63 responden usia remaja dan 63 responden usia produktif yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan 12 kuesioner yang telah dinyatakan valid dan reliable. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan dengan arah positif antara Faktor Predisposisi, Faktor Pemungkin dan Faktor Penguat terhadap Perilaku Pencegahan Covid-19. Faktor dominan yang paling berpengaruh terhadap perilaku preventif pencegahan penyebaran Covid 19 di dusun Pandansari adalah faktor penguat dimana komponen yang ada didalamnya adalah aksesibilitas pada layanan kesehatan. Kesimpulan: Peran serta tenaga kesehatan sangat penting dalam upaya pencegahan penyebaran infeksi virus Corona dan dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Published in: Jurnal Keperawatan Malang (JKM)
Volume 7, Issue 2, pp. 134-140