Search for a command to run...
The Human Engine: A Nature Dynamic Model Decoding the System of Sky–Earth Flow sebagai kerangka konseptual untuk memahami manusia sebagai nexus yang memproses aliran energi dan informasi antara “langit” dan “bumi” dalam sistem manusia–lingkungan terpadu. Penelitian menggunakan narrative literature review dengan mensintesis kajian tentang coupled human–natural systems, interaksi sistem manusia–Bumi, dan systems thinking, serta tulisan yang memaknai relasi langit–bumi dalam diskursus ekologi dan keberlanjutan. Sintesis tersebut kemudian dituangkan ke dalam model visual dan tekstual yang menjabarkan komponen inti serta hubungan dinamis di antara komponen tersebut. Tinjauan pustaka mengidentifikasi kesenjangan teoretis: model yang ada umumnya memosisikan manusia sebagai aktor ekonomi atau biogeofisik agregat, tetapi jarang sebagai “mesin” internal yang mentransformasikan input vertikal sky–earth menjadi output sosial‑ekologis. Model yang diajukan memperkenalkan komponen seperti Sky Input/Output Flow, Earth Grounded System, Core Human Engine Nexus, serta pasangan Upward dan Downward Vectors yang keseimbangannya dipandang membentuk trajektori sistem yang regeneratif maupun destruktif. Kerangka ini dapat dimanfaatkan sebagai alat diagnosis dalam konteks kebijakan, pendidikan, dan organisasi untuk memetakan bagaimana kondisi informasi, material, dan kelembagaan menguatkan atau melemahkan vektor yang mendorong perilaku berkelanjutan. Artikel ini menawarkan model berbasis teori yang eksplisit secara visual dan menjembatani perspektif CHANS serta sistem manusia–Bumi yang bersifat biofisik dengan pendekatan yang menekankan nilai dan kesadaran manusia, sekaligus menyajikan proposisi yang dapat diuji dan landasan bagi penelitian empiris maupun pemodelan lanjutan tentang transisi keberlanjutan yang transformatif.
Published in: Asian Multidisciplinary Research Journal of Economy and Learning.
Volume 3, Issue 2, pp. 13-25
DOI: 10.70471/7ds4dc03