Search for a command to run...
Terjadinya ulkus diabetik disebabkan oleh tiga faktor, antara lain; gangguan persarafan perifer (neuropati), infeksi, dan gangguan aliran darah. Penanganan yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya komplikasi ulkus diabetik dengan tindakan perawatan ulkus melalui penggunaan media perawatan yang tepat. Ulcumed merupakan media perawatan ulkus diabetik yang berbahan dasar kombinasi gula aren dan lidah buaya dengan penambahan bahan Polyhexamethylene biguanide hydrochloride (PHMB) sebagai salah satu desinfektan kuat untuk membersihkan permukaan ulkus. Metode pelaksanaan program dilakukan melalui kegiatan penyuluhan, demonstrasi, pelatihan, pembimbingan, dan pendampingan kader kesehatan. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dilakukan selama 7 hari kepada kelompok kader Kesehatan Desa Wanaraja Kabupaten Garut pada tanggal 12 – 18 September 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 30 kader kesehatan Desa Wanaraja, sebelum dilakukan perawatan ulkus, tim pelaksana melakukan pre-test untuk mengukur tingkat pengetahuan kader kesehatan menggunakan kuesioner. Setelah itu, tim pelaksana kegiatan melakukan pemaparan materi yang dilanjutkan dengan melakukan demonstrasi perawatan ulkus diabetik menggunakan ulcumed kepada phantom/alat peraga yang selanjutnya dipraktikan langsung kepada anggota masyarakat yang mengalami ulkus diabetik. Hasil kegiatan menunjukkan, hampir seluruh (83,3%) kader kesehatan memiliki tingkat pengetahuan kurang sebelum dilakukan kegiatan penyuluhan, dan setelah dilakukan kegiatan penyuluhan sebagian besar (76,7%) kader kesehatan memiliki tingkat pengetahuan baik dalam pemanfaatan produk hasil penelitian (ulcumed) sebagai media perawatan ulkus diabetik di Desa Wanaraja Kabupaten Garut. Adanya perubahan tingkat pengetahuan dan kemampuan kader kesehatan dikarenakan tingginya motivasi kader kesehatan untuk mengetahui dan mampu dalam melakukan perawatan ulkus diabetik secara mandiri menggunakan ulcumed sebagai media perawatan berbahan dasar alam yang mudah didapatkan dan biayanya terjangkau oleh masyarakat. Hasil kegiatan ini dapat dijadikan sebagai salah satu rujukan bagi tenaga kesehatan khususnya dokter dan perawat dalam menggunakan produk hasil penelitian (ulcumed) sebagai media perawatan ulkus diabetik berbasis kearifan lokal untuk meningkatkan proses perbaikan ulkus diabetik dan mencegah komplikasi lanjut dari ulkus diabetik. Luaran hasil kegiatan ini berupa publikasi artikel di jurnal Abdimas Galuh yang sudah terakreditasi Sinta 4, publikasi kegiatan di media massa online, poster, publikasi kegiatan di chanel youtube, dan tersertifikasinya produk ulcumed berupa paten atau HaKI ke Direktorat Jenderal Kekayaan Hak Intelektual Kementerian Hukum R.I.