Search for a command to run...
Dalam beberapa dekade terakhir, berbagai peristiwa bencana yang terjadi di berbagai belahan dunia menunjukkan bahwa bencana tidak semata-mata disebabkan oleh faktor alam, tetapi juga dipengaruhi oleh kondisi sosial masyarakat. Kerentanan sosial, ketimpangan akses terhadap sumber daya, kapasitas kelembagaan, serta modal sosial masyarakat menjadi faktor penting yang menentukan tingkat risiko dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi bencana. Oleh karena itu, pendekatan sosiologi menjadi sangat penting dalam memahami bagaimana masyarakat memaknai, merespons, dan beradaptasi terhadap berbagai ancaman bencana. Buku ini berusaha menguraikan berbagai konsep dasar, teori, dan perspektif dalam sosiologi kebencanaan, mulai dari konsep bencana dan kerentanan sosial, perspektif kerentanan dan kapasitas masyarakat, hingga peran modal sosial, institusi sosial, dan kebijakan dalam pengurangan risiko bencana. Selain itu, buku ini juga membahas berbagai dinamika sosial yang muncul sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi, termasuk proses adaptasi, resiliensi komunitas, serta upaya pemulihan sosial masyarakat terdampak.