Search for a command to run...
Infrastruktur jalan memegang peran penting dalam mobilitas dan pertumbuhan ekonomi. Jalan Tol Pemalang Batang sepanjang 39,2 km merupakan bagian dari jaringan Trans Jawa, berfungsi sebagai alternatif jalur Pantura dan mendorong ekonomi regional. Jalan tol ini bertujuan menyediakan akses cepat dan aman, namun menghadapi tantangan seperti kondisi jalan yang kurang baik dan minimnya penerangan. Meski ada upaya memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang ditetapkan pemerintah, kondisi eksisting masih menimbulkan ketidakpuasan pengguna, tercermin dari tingginya kecelakaan pada 2022. Penelitian ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas layanan jalan tol sesuai SPM. Metode penelitian bersifat kuantitatif, menggunakan data primer dari kuesioner berbasis modifikasi dimensi service quality (servqual) dan data sekunder dari literatur serta regulasi. Analisis data dilakukan dengan Importance Performance Analysis (IPA) menggunakan SPSS dan Analytical Hierarchy Process (AHP) menggunakan Expert Choice. Penelitian ini mengintegrasikan metode IPA dan AHP untuk menilai dan memprioritaskan peningkatan kualitas layanan jalan tol berbasis perspektif pengguna. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan jalan tol Pemalang Batang belum optimal, dengan tujuh atribut layanan masuk kuadran I (prioritas perbaikan). Aspek kondisi permukaan jalan dinyatakan sebagai prioritas utama untuk diperbaiki, dengan bobot nilai sebesar 42%.