Search for a command to run...
Pengukuran debit air limbah merupakan aspek krusial dalam operasional Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Paiton Unit 1 & 2 guna memastikan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan serta menjaga efisiensi proses operasional. Penelitian ini bertujuan mengkaji konversi sistem pengukuran debit dengan mengganti flowmeter turbin menjadi flowmeter ultrasonik guna meningkatkan keandalan dan akurasi pengukuran. Penelitian dilakukan secara kuantitatif melalui pengumpulan data pembacaan flowmeter selama 1 bulan dengan interval 1 hari. Metode penelitian meliputi studi perbandingan antara flowmeter turbin dan flowmeter ultrasonik berdasarkan parameter akurasi, dan kemudahan pemeliharaan, serta analisis data debit air limbah sebelum dan sesudah implementasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan dalam keandalan pengukuran dan kemudahan pemantauan secara real-time, serta penurunan risiko downtime akibat kerusakan alat. Temuan ini dapat menjadi dasar penerapan sistem serupa di unit pembangkit lainnya guna mendukung efisiensi operasional dan kepatuhan lingkungan. Measuring wastewater flow is a crucial aspect of operating the Paiton Steam Power Plant Units 1 & 2, ensuring compliance with environmental regulations and maintaining the efficiency of operational processes. This research aims to examine the conversion of the flow measurement system by replacing the turbine flowmeter with an ultrasonic flowmeter in order to improve the reliability and accuracy of the measurement. The research was conducted quantitatively by collecting flowmeter readings for 1 month at 1-day intervals. The research methods included a comparative study between turbine flowmeters and ultrasonic flowmeters based on accuracy and ease of maintenance parameters, as well as an analysis of wastewater flow data before and after implementation. The research results show a significant increase in measurement reliability and ease of real-time monitoring, as well as a reduction in downtime risk due to equipment failure. This finding can serve as the basis for implementing similar systems in other power generation units to support operational efficiency and environmental compliance.
Published in: ELECTRA Electrical Engineering Articles
Volume 6, Issue 2