Search for a command to run...
Pendahuluan: Tuberkulosis menjadi permasalahan kesehatan utama di Indonesia. Tuberkulosis dapat disebabkan oleh berbagai faktor diantaranya faktor lingkungan rumah. Tujuan penelitian: Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh faktor lingkungan rumah (Kepadatan hunian, jenis dinding, ventilasi rumah, dan jenis lantai) terhadap kejadian tuberkulosis di Wilayah Puskesmas Baturraden 1. Metode: Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan pendekatan kasus kontrol yang meneliti pengaruh variabel lingkungan fisik rumah dengan kejadian tuberkulosis. Sampel penelitian terdiri dari 48 kasus tuberkulosis dan 48 kontrol. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Desember 2023. Analisis data berupa univariat, bivariat, dan multivariat menggunakan SPSS 23. Hasil/temuan: Analisis menunjukkan variabel yang berpengaruh terhadap kejadian tuberkulosis di wilayah Puskesmas Baturraden 1 adalah kepadatan hunian (p value 0,025 OR: 5,549 95%CI: 1,362-22,604). Artinya responden yang tinggal di rumah dengan kepadatan yang tidak memenuhi syarat berisiko 5,549 kali lebih besar menderita tuberkulosis dibanding dengan responden yang tinggal di rumah dengan kepadatan penduduk memenuhi syarat. Variabel yang tidak berpengaruh terhadap kejadian tuberkulosis adalah jenis lantai, jenis dinding, dan ventilasi rumah. Simpulan: Faktor risiko kejadian tuberkulosis adalah kepadatan hunian yang tidak memenuhi syarat kesehatan, sehingga penting bagi Masyarakat untuk memperhatikan Tingkat kepadatan hunian.
Published in: Jurnal kesehatan komunitas (Journal of community health)
Volume 12, Issue 1, pp. 1-9