Search for a command to run...
ABSTRAK Permasalahan sampah masih menjadi isu lingkungan yang dihadapi masyarakat Desa Cikedung, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, khususnya rendahnya kesadaran pengelolaan sampah sejak usia dini. Berdasarkan hasil observasi lapangan, ditemukan kebiasaan membuang sampah sembarangan di lingkungan sekolah dan tingginya penggunaan sampah plastik. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya upaya edukatif yang terarah untuk meningkatkan pemahaman dan perilaku peduli lingkungan pada anak-anak sekolah dasar. PKM ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang kesadaran siswa sekolah dasar untuk memelihara lingkungan yang sehat serta pengolahan sampah plastik menjadi barang yang berguna. Pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif melalui kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah, edukasi interaktif berbasis permainan, serta workshop daur ulang botol plastik menjadi tempat pensil. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai jenis-jenis sampah, konsep 3R (Reduce, Reuse, Recycle), serta pentingnya pemanfaatan kembali sampah menjadi barang bernilai guna. Antusiasme dan partisipasi aktif siswa selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa program CERIA efektif sebagai media edukasi lingkungan hidup di tingkat sekolah dasar. Setelah dilakukan edukasi ini ada peningkatan dari hasil pre dan pos-test, yang tadinya 75 % menjadi 80%, memahami cara memelihara lingkungan yang sehat serta bagaimana pengolahan sampah yang baik terutama sampah plastik. Untuk kepala sekolah diharapkan program ini bisa dilanjutkan agar anak anak sekolah dasar dapat meningkatkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan lingkungan serta dapat dilakukan setiap jumat bersih. Untuk pengelolaan sampah bisa dilakukan pada kegiatan ekstra kurikuler. Untuk peneliti selanjutnya dapat meneliti tentang inovasi pengelolaan sampah selain sampah plastik. Kata Kunci: Daur Ulang Sampah Plastik, Edukasi, Lingkungan Sehat. ABSTRACT The issue of waste remains an environmental problem faced by the community of Cikedung Village, Cikedung District, Indramayu Regency, particularly the low awareness of waste management from an early age. Based on field observations, a habit of littering in the school environment and high plastic waste usage were found. These conditions indicate the need for targeted educational efforts to enhance understanding and environmentally conscious behavior among elementary school children. This community service program aims to educate elementary school students about the importance of maintaining a healthy environment and processing plastic waste into useful items. The implementation of this activity uses an educational, participatory, and applicative approach thru waste management socialization activities, interactive education based on games, and workshops on recycling plastic bottles into pencil cases. The results of the activities show an increase in students' understanding of the types of waste, the 3R concept (Reduce, Reuse, Recycle), and the importance of repurposing waste into useful items. The enthusiasm and active participation of the students during the activities indicate that the CERIA program is effective as a medium for environmental education at the elementary school level. After this education was conducted, there was an increase in the pre and post-test results, from 75% to 80%, in understanding how to maintain a healthy environment and how to properly manage waste, especially plastic waste. For the principal, it is hoped that this program can be continued so that elementary school children can increase their awareness of the importance of environmental health and it can be carried out every clean Friday. For waste management, it can be conducted as part of extracurricular activities. For future researchers, they can study innovations in waste management beyond plastic waste. Keywords: Plastic Waste Recycling, Education, Healthy Environment.
Published in: JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM)
Volume 9, Issue 4, pp. 399-410