Search for a command to run...
ABSTRAK Terjadinya ulkus diabetik di Indonesia sebesar 15 % dan sering kali berakhir dengan kecatatan dan kematian. Prinsip-prinsip kelembapan dalam perawatan luka meliputi menjaga luka agar tidak mengering dan mengeras, mempercepat epitelisasi, mencegah perkembangan jaringan dermal, mengurangi rasa sakit, mengurangi peradangan dan memberikan penampilan yang lebih estetis. Hal ini bisa dicapai salah satunya dengan menggunakan prosedur yang disebut dengan autolisis debridement. Salah satu modern dressing yang telah terbukti efektif sebagai autolisis debridement adalah krim topikal yang terbuat dari Zinc cream plus chitosan. Menganalisis asuhan keperawatan melalui intervensi penggunaan zinc cream plus chitosan sebagai primary dressing pada Tn. H dan Ny. S dengan diagnosa medis ulkus diabetikum di Wocare Center Bogor. Zinc cream plus Chitosan digunakan pada Tn. H 2 kali dan Ny. S 3 kali dengan frekuensi perawatan 3 hari sekali. Perubahan luka dapat dilihat setelah penggunaan zinc cream plus chitosan pada Tn. H Red 60% slough 10% menjadi Red 90% slough 10%, pada Ny. S slough pada luka mulai meluruh sehingga dasar luka mulai terlihat dengan menampakkan tendon jari kaki pada bagian metatarsal. Penggunaan Zinc cream plus Chitosan sebagai primary dressing terbukti dapat membantu peluruhan slough pada luka. Penggunaan Zinc cream plus Chitosan sebagai bahan acuan autolisis debridement berbasis evidence base practice. Kata Kunci: Ulkus Diabetikum, Zinc Cream Plus Chitosan, Primary Dressing. ABSTRACT The incidence of diabetic ulcers in Indonesia is 15% and often ends in disability and death. The principles of moisture in wound care include keeping wounds from drying out and hardening, accelerating epithelialization, preventing the development of dermal tissue, reducing pain, reducing inflammation and providing a more aesthetic appearance. This can be achieved one way by using a procedure called autolysis debridement. One modern dressing that has been proven effective as autolysis debridement is a topical cream made from Zinc cream plus chitosan. To analyze nursing care through the intervention of using zinc cream plus chitosan as a primary dressing for Mr. H and Mrs. S with a medical diagnosis of diabetic ulcers at Wocare Center Bogor. Zinc cream plus Chitosan was used on Mr. H 2 times and Mrs. S 3 times with a treatment frequency of once every 3 days. Wound changes can be seen after using zinc cream plus chitosan on Mr. H Red 60% slough 10% becomes Red 90% slough 10%, on Mrs. The slough in the wound begins to dissolve so that the base of the wound begins to appear, exposing the toe tendon at the metatarsal. Using Zinc cream plus Chitosan as a primary dressing has been proven to help dissolve slough in wounds. The use of Zinc cream plus Chitosan as a reference material for autolysis debridement is based on evidence base practice. Keywords: Diabetic Ulcers, Zinc Cream Plus Chitosan, Primary Dressing.
Published in: JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM)
Volume 9, Issue 4, pp. 508-523