Search for a command to run...
ABSTRAK Diabetes mellitus (DM) adalah suatu gangguan kesehatan dimana berupa kumpulan gejala yang disebabkan oleh meningkatnya kadar gula (glukosa) dalam darah akibat dari kekurangan ataupun resistensi insulin. Diabetes mellitus terjadi ketika sel beta tidak mampu memproduksi insulin (diabetes mellitus tipe 1) atau memproduksi insulin dalam jumlah yang tidak cukup (diabetes mellitus tipe 2). Akibatnya, glukosa tidak masuk kedalam sel, melainkan tetap didalam darah dan glukosa dalam darah meningkat. Salah satu aktifitas fisik yang dapat dilakukan salah satunya senam kaki. Senam kaki dapat menurunkan kadar glukosa darah. Untuk meningkatkan kemampuan dalam menganalisis asuhan keperawatan melalui intervensi senam kaki pada pasien dengan diagnosa medis diabetes mellitus. Studi kasus ini menggunakan metode deskriptif. Sampel yang diambil sebanyak 2 pasien dengan pemberian intervensi senam kaki selama 3 kali dlaam seminggu dengan durasi 30 menit. Pengumpulan data menggunakan lembar kajian dan alat cek gula darah digital. Terdapat penuruan kadar glukosa darah pada Ny. S dan Ny. D setelah dilakukan intervensi. Senam kaki sangat efektif untuk menurunkan kadar glukosa darah dan sebagai perawatan sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri. Kata Kunci: Diabetes Mellitus, Senam Kaki. ABSTRACT Diabetes mellitus (DM) is a health disorder in the form of a collection of symptoms caused by increased levels of sugar (glucose) in the blood as a result of insulin deficiency or resistance. Diabetes mellitus occurs when beta cells are unable to produce insulin (type 1 diabetes mellitus) or produce insufficient amounts of insulin (type 2 diabetes mellitus). As a result, glucose does not enter the cells, but remains in the blood and glucose in the blood increases. One of the physical activities that can be done is foot exercise. Foot exercise can lower blood glucose levels. To improve the ability to analyze nursing care through foot exercise interventions in patients with a medical diagnosis of diabetes mellitus. This case study uses a descriptive method. Samples were taken as many as 2 patients by providing foot exercise interventions 3 times a week with a duration of 30 minutes. Data collection uses study sheets and digital blood sugar checking tools. There is a decrease in blood glucose levels in Mrs. S and Mrs. D after the intervention. Foot exercise is very effective for lowering blood glucose levels and as a simple treatment that can be done independently. Keywords: Diabetes Mellitus, Foot Exercise.
Published in: JURNAL KREATIVITAS PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PKM)
Volume 9, Issue 4, pp. 316-321